Kisah Lucu Gusdur Masak Ikan
Bagi Gus Dur, untuk memperoleh makanan lezat tak harus merogoh kocek dalam-dalam. Apalagi saat menjadi mahasiswa di Mesir. Ia paham bagaimana caranya mengirit tapi tetap bisa makan enak. Saat itu Gus Dur memasak kepala ikan. Asal giliran dia yang masak di asrama, para mahasiswa yang ikut bareng dengan Gus Dur senang karena makanannya enak dan tidak mengharuskan keluar uang banyak. . Suatu hari, Gus Dur tidak bisa memasak karena ada keperluan mendadak. Seorang sahabat menggantikan posisi Gus Dur untuk membeli kepala ikan dan memasak di asrama. Begitu tiba di tukang ikan, sahabat Gus Dur tersebut ditanya oleh si penjual: “Mana kawanmu yang biasa ke sini?” “Dia sedang sibuk dan saya yang mewakili,” jawab sahabat Gus Dur. “Kawanmu itu hebat ya, punya kucing duapuluh, dia bisa memelihara dengan telaten,” ucap si penjual ikan. “Kucing? Duapuluh? Nggak keliru Anda siapa kawan saya?” sergah sahabat Gus Dur agak kaget. “Loh, temanmu si Abdurrahman itu, kalau ke sini selalu beli kepala ik...